PENGELOLAAN EKOSISTEM PESISIR dan LAUT

Penulis

  • Salim Abubakar, Rina, Andi Alamsyah Rivai, Ariyati H. Fadel, Raut Wahyuning Paluphi, Raut Nugrahening Widhi, Sunarti, Supyan, Disnawati, Yuyun Abubakar, Rugaya H. Serosero, Nebuchadnezzar Akbar, Irmalita Tahir, Firdaut Ismail Penulis

Kata Kunci:

PENGELOLAAN EKOSISTEM PESISIR dan LAUT

Abstrak

Buku "Pengelolaan Ekosistem Pesisir dan Laut" menawarkan panduan komprehensif tentang berbagai strategi dan pendekatan dalam pengelolaan serta pelestarian ekosistem pesisir dan laut. Ekosistem ini mencakup wilayah yang sangat penting bagi kehidupan laut dan kesejahteraan masyarakat pesisir, seperti mangrove, terumbu karang, padang lamun, hingga berbagai habitat penting lainnya yang berfungsi sebagai tempat pemijahan dan pengasuhan biota laut. Dalam konteks yang lebih luas, buku ini mengupas tentang permasalahan krusial yang mengancam keberlangsungan ekosistem pesisir dan laut. Pembaca akan diajak memahami dampak dari kegiatan manusia seperti eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan, pencemaran laut akibat limbah plastik dan industri, serta tantangan yang diakibatkan oleh perubahan iklim global seperti kenaikan permukaan air laut dan pemutihan terumbu karang. Dengan demikian, buku ini memberikan pandangan mendalam mengenai urgensi pengelolaan yang berkelanjutan. Dilengkapi dengan prinsip-prinsip pengelolaan berbasis ekosistem, buku ini memberikan panduan praktis untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan manusia dan perlindungan lingkungan. Pengelolaan berkelanjutan, pelibatan komunitas lokal, serta penggunaan teknologi modern dalam pemantauan dan restorasi lingkungan merupakan beberapa pendekatan yang disoroti dalam buku ini. Buku ini juga menghadirkan berbagai studi kasus yang menggambarkan penerapan kebijakan dan langkah konservasi di berbagai daerah, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Misalnya, pengelolaan mangrove di Tapanuli Tengah, rehabilitasi terumbu karang di Raja Ampat, hingga kebijakan internasional mengenai perlindungan laut di kawasan ASEAN. “Pengelolaan Ekosistem Pesisir dan Laut” ditujukan bagi akademisi, peneliti, praktisi, pembuat kebijakan, mahasiswa, dan semua pihak yang tertarik pada isu-isu lingkungan dan keberlanjutan ekosistem pesisir dan laut. Buku ini juga berfungsi sebagai referensi yang dapat digunakan dalam pendidikan lingkungan, terutama dalam kaitannya dengan pelestarian sumber daya alam di wilayah pesisir yang rentan terhadap kerusakan.

Referensi

Abdullah, Marlang dan Rina Maryana. (2015). Hukum Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, Jakarta: Mitra Wacana Media.

Abubakar, S., Kepel, R.C., Djamaluddin, R., Wahidin, N., Mantiri, D,M.H., Ahmad, A., & Susanto, A.N. (2024). Pengelolaan Mangrove Berbasis Ekowisata. Penerbit Kamiya Jaya Aquatic. 261 hal.

Abubakar, S & Ahmad, A. (2013). Tumbuhan Air (Panduan Pengajaran). LepKhair. 96 hal.

Abubakar, S., Kepel, R. C., Djamaluddin, R., Wahidin, N., Mingkid, W. M., Wantasen, A.S., Montolalu, R.I and Mantiri, D.H.M. (2022). Suitability and carrying capacity of mangrove ecosystem for ecotourism in Jailolo Bay, West Halmahera, Indonesia. AACL Bioflux, 15 (6) : 3012-3026

Abubakar, S., Subur, R., Rina, Kadir, M.A, Sabar, M., Darmawaty & Akbar, N. (2020). Potensi Sumber daya Lamun Sebagai Penunjang Ekowisata Bahari di Pulau Sibu Kecamatan Oba Utara Kota Tidore Kepulauan Provinsi Maluku Utara. Jurnal Agribisnis Perikanan, 13 (2) : 147 – 159.

Adom, D. et al. (2019) ‘The Concept of Biodiversity and its Relevance to Mankind: A Short Review’, Journal of Agriculture and Sustainability, 12(2), pp. 219–231. Available at: http://infinitypress.info/index.php/jas/article/view/1801.

Adrianto, L., Mujio dan Y. Wahyudin. (2004) Modul Pengenalan Konsep dan Metodologi Valuasi Ekonomi Sumber daya Pesisir dan Laut. Bogor.

Affognon, H., Mutungi, C., Sanginga, P., & Borgemeister, C. (2015). Unpacking postharvest losses in Sub-Saharan Africa: A meta-analysis. World Development, 66, 49–68. https://doi.org/10.1016/j. worlddev.2014.08.002

Agrawal, A. (2001). Common Property Institutions and Sustainable Governance of Resources. World Development, 29(10), 1649-1672.

Akbar, N., Tahir, I., Gaffar, S., Baksir, A., Fithria, D., Pramulya, R., ... & Pratomo, A. (2024). KONEKTIVITAS EKOSISTEM UTAMA WILAYAH PESISIR. Kamiya Jaya Aquatic.

Akbar N, Bengen DG, Nurjaya IW, Natih NMN, Subhan B, Baksir A. (2023a). Population Structure of the Halmahera Walking Shark (Hemiscylium halmahera) Endemic Species in Morotai Island Sea, North Maluku, Indonesia. Egyptian Journal of Aquatic Biology & Fisheries, 27(2): 377-393. DOI: 10.21608/EJABF.2023.292366

Akbar N, Tahir I, Baksir A, Paembonan RE, Ismail F. (2019). Morphologies description of Halmahera epaulette shark endemic species (Hemiscyllium halmahera, Allen & Erdmann, 2013) in North Maluku Sea. Indonesian Journal of Ichthyology, 19(2): 297-314. doi:10.32491/jii.v19i2.494

Allen GR, Erdmann MV, Dudgeon CL. (2013). Hemiscyllium halmahera, a new species of Bamboo Shark (Hemiscyllidae) from Indonesia. Aqua. J. Ichthyol. 19 (3): 123-136.

Allen, G.R. and M. Adrim. (2003). Coral reef fishes of Indonesia. Zool. Stud. 42(1):1-72.

Alloway Brian, J. (2013). Introduction Heavy metals in soils. In Springer Netherlands.

Alongi, D. M. (2002). Present state and future of the world's mangrove forests. Environmental Conservation, 29(3), 331-349.

Alongi, D. M. (2008). Mangrove forests: Resilience, protection from tsunamis, and responses to global climate change. Estuarine, Coastal and Shelf Science, 76(1), 1-13.

Alongi, D. M. (2008). Mangrove forests: Resilience, protection from tsunamis, and responses to global climate change. Estuarine, Coastal and Shelf Science, 76(1), 1-13. https://doi.org/10.1016/j.ecss.2007.08.024

Alongi, D. M. (2009). The Energetics of Mangrove Forests. Springer Science & Business Media.

Alongi, D.M. (2008). Mangrove Forests: Resilience, Protection from Tsunamis, and Responses to Global Climate Change. Estuarine, Coastal and Shelf Science, 76(1), 1-13.

Alvarez-Filip, L., Côté, I. M., Gill, J. A., Watkinson, A. R., & Dulvy, N. K. 2011. Region-wide temporal and spatial variation in Caribbean reef architecture: Is coral cover the whole story? Global Change Biology, 17(7), 2470–2477. https://doi.org/10.1111/j.1365-2486.2010.02385.x

Arbi, U.Y., Harahap, A & Cappenberg, H.A.W. (2020). Fluktuasi Kondisi Megabentos di Perairan Ternate, Maluku Utara. Jurnal Kelautan Tropis, 23 (1): 57-72

Arbi. U.Y. (2008). Burung Pantai Pemngsa krustaceae. J. Oseana. 33 (2) : 1-9

Ardhana, I. P. G. (2010). Konservasi Keanekaragaman Hayati Pada Kegiatan Pertambangan di Kawasan Hutan di Indonesia. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 15(2), 71–77

Arianto MF. (2020). Potensi wilayah pesisir di negara Indonesia. Jurnal Geografi; Geografi dan Pengajarannya. 20 (20); 1-7.

Arthana, I. W. (2012). Jenis dan Kerapatan Padang Lamun di Pantai Sanur Bali. Jurnal Bumi Lestari, 5(2), 1-10

Asril, M., Lisafitri, Y. and Siregar, B. A. (2020). ‘A Possibility of Proteolytic Bacteria Utilization to Control Ralstonia solanacearum 59 in Vitro’, in IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. doi: 10.1088/1755-1315/537/1/012040.

Asril, M., Mubarik, N. R. and Wahyudi, A. T. (2014) ‘Partial purification of bacterial chitinase as biocontrol of leaf blight disease on oil palm’ Research Journal of Microbiology, 9(6), pp. 265–277. doi: 10.3923/jm.2014.265.277.

Asril, M., Oktaviani, I. and Leksikowati, S. (2019) ‘Isolasi Bakteri Indigineous dari Limbah Cair Tahu dalam Mendegradasi Protein dan Melarutkan Fosfat’, Jurnal Teknologi Lingkungan, 20(1), pp. 67–72. doi: 10.29122/JTL.V20I1.3132

Assuyuti, Y. M., Rijaluddin, A. F., Ramadhan, F., & Zikrillah, R. B. (2016). Estimasi jumlah biomassa lamun di Pulau Pramuka, Karya dan Kotok Besar, Kepulauan Seribu, Jakarta. DEPIK Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan, 5(2), 85-93.

Azizah, E., Nasution, S., & Ghalib, M. (2017). Biomass and Density of Seagrass Enhalus Acoroides in the Village Waters Jago Jago of Tapanuli Tengah North Sumatera Province. Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan, 4(2), 1-10.

Bachtiar, W.M., Cahyadi, A., Dipayana, G.A. (2012). Indeks Kerentanan Kepesisiranterhadap Kenaikan Muka Air Laut Pada Beberapa Tipologi Kepesisiran Di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Prosiding Seminar Nasional Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis. Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). (2019). Perikanan berkelanjutan dukung percepatan pembangunan ekonomi nasional. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappe¬nas). https://www.bappenas.go.id/index.php/berita/perikanan-berkelanjutan-dukung-percepatan-pembangunan-ekonomi-nasional

Badan Pusat Statistik. Statistik Sumber Daya Laut dan Pesisir. (2023). Ekonomi laut berkelanjutan dan pengelolaan kawasan pesisir. Volume 20. 264 halaman.

Bahana. (2023). Explore Jenis-Jenis Ikan Yang Cocok Untuk Aquarium Anda, Pilih Koleksi Yang Mengagumkan. https://radarjogja.jawapos.com/lifestyle/653084071/explore-jenis-jenis-ikan-yang-cocok-untuk-aquarium-anda-pilih-koleksi-yang-mengagumkan. Diakses 29 Agustus 2024.

Bailey, C., & Pomeroy, C. (1996). Resource Dependency and Development Options in Coastal Southeast Asia. Society & Natural Resources, 9(2), 191-199.

Barnes, R. S. K., & Hughes, R. N. (1999). An Introduction to Marine Ecology (3rd ed.). Oxford: Blackwell Science Ltd.

Barua, P. , Md.SN Chawdhury dan S. Sarker. (2010). Perubahan Iklim dan Pengurangan Risikonya oleh Ekosistem Mangrove Bangladesh. J. Komunitas Penelitian Bangladesh, 4 (3) : 208-225.

Bellwood, D. (1998). What are reef fishes? - Comment on the report by D. R. Robertson: Do coral-reef fish faunas have a distinctive taxonomic structure? Coral Reefs 17, 187–189. https://doi.org/10.1007/s003380050114

Bengen, D. G. (2000). Ekosistem dan Sumber daya Alam Pesisir dan Laut: Prosiding Pelatihan Pengelolaan Ekosistem Pesisir. Bogor: PKSPL-IPB.

Bengen, D.G., & Rizal, A. (2002). Pembangunan Wilayah Pesisir: Antara Pembangunan Ekonomi dan Pembangunan Berkelanjutan. Warta Pesisir dan Lautan (02), Bogor

Berhitu, P.T. (2018). Analisis Zonasi Untuk Pengelolaan Kawasan Pesisir Kota Ambon Berkelanjutan Dengan Model Spasial Dinamik. Seminar Nasional “Archipelago Engineering” (ALE) 2018 Ambon, 26 April 2018. Fakultas Teknik Universitas Pattimura. ISSN : 2620-3995.

Berkes, F. (2004). Rethinking community-based conservation. Conservation Biology, 18(3), 621-630. https://doi.org/10.1111/j.1523-1739.2004.00077.x

Berkes, F., & Folke, C. (1998). Linking Social and Ecological Systems: Management Practices and Social Mechanisms for Building Resilience. Cambridge University Press.

Berkes, F., Colding, J., & Folke, C. (2000). Rediscovery of traditional ecological knowledge as adaptive management. Ecological Applications, 10(5), 1251-1262. https://doi.org/10.1890/1051-0761(2000)010[1251:ROTEKA]2.0.CO;2

Bhat, A. R., Aneesul Mehmood, M., Aslam Dervash, M., Mushtaq, N., Iqbal Ahmad Bhat, J., Hamid Dar, G., & Rouf Ahmad Bhat, C. (2017). Current status of nutrient load in Dal Lake of Kashmir Himalaya. ~ 165 ~ Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry, 6(6).

Bhat, R. A., Beigh, B. A., Mir, S. A., Dar, S. A., Dervash, M. A., Rashid, A., & Lone, R. (2018). Biopesticide Techniques to Remediate Pesticides in Polluted Ecosystems.

Bhatt, J.J. (1978). Oceanography : Exploring the Planet Ocean. Litton Education Publishing, Inc. 314 p.

Blegur, W. A., Djohan, T. S., & Ritohardoyo, S. (2017). Vegetasi Habitat Komodo dalam Bentang Alam Riung dan Pulau Ontoloe di Nusa Tenggara Timur. Majalah Geografi Indonesia, 31(1), 95.

Bowden-Kerby. A. (2003). Community-based Management of Coral Reefs: An Essential Requisite for Certification of Marine Aquarium Products Harvested from Reefs Under Customary Marine TenuMarine Ornamental Species: Collection, Culture and Conservation. Cato, J and C. Brown Editors. Iowa State Press/ Blackwell Scientific Publications, NY, 395 pp.

Baguna, F. L., Tamnge, F., Salatalohy, A., Nurdin, W. R., Kurniawan, A., Ryadin, A. R., & Kamaluddin, A. K. (2024). PENGELOLAAN SUMBER DAYA HUTAN BERBASIS KEPULAUAN HIJAU. Kamiya Jaya Aquatic.

Brahmana, P. (2001), Ekologi Laut, Penerbit Universitas Terbuka, Jakarta.

Broekema, W. (2016). Crisis-Induced Learning And Issue Politicization In The Eu: The Braer, Sea Empress, Erika, And Prestige Oil Spill Disasters. Public Administration, 94(2).

Browne, M. A., Underwood, A. J., Chapman, M. G., Williams, R., & Thompson, R. C. (2017). Ecological interactions and processes on rocky shores: Molecular approaches. Marine Environmental Research, 126, 69-76. https://doi.org/10.1016/j.marenvres.2017.03.007

Buata, C. (2013). Tradisi Upacara Mane’e pada Masyarakat Pesisir Pulau Kakorotan di Kepulauan Talaud Sulawesi Utara. Disertasi. Progam Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia.

Butler RA. (2005). Coral reefs decimated by 2050, Great Barrier Reef’s coral 95% dead. https://news.mongabay.com/2005/11/coral-reefs-decimated-by-2050-great-barrier-reefs-coral-95-dead/(Diakses pada 13 Agustus 2024)

Candela G, Figini P. (2012). The economics of tourism destinations. In Candela, G & Figini, P. (Eds.), The Economics of Tourism Destinations (pp. 73-130). Berlin Heidelberg, Springer.

Cardinale, B. J. et al. (2012) ‘Biodiversity loss and its impact on humanity’, Nature, 486(7401), pp. 59–67. doi: 10.1038/NATURE11148

Caric H, Mackelworth P. 2014.Cruise tourism environmental impacts the perspective from the Adriatic Sea. Ocean & Coastal Management. 102: 350-363

Carter DW. (2003). Protected areas in marine resource management: another lookat the economics and research issues. Ocean & Coastal Management, 46: 439–456

Chabanet, P., Ralambondrainy, H., Amanieu, M. et al. (1997). Relationships between coral reef substrata and fish. Coral Reefs 16, 93–102. https://doi.org/10.1007/s003380050063

Charles, A. (2001). Sustainable Fishery Systems. Blackwell Science.

Charles, A. T. (2001). Sustainable fishery systems. Blackwell Science. https://doi.org//10.1002/9780470698785

Chen, J., Zhang, W., Li, S., Zhang, F., Zhu, Y., & Huang, X. (2018). Identifying critical factors of oil spill in the tanker shipping industry worldwide. Journal of Cleaner Production, 180.

Cheung, W. W. L. (2018). The future of fishes and fisheries in the changing oceans. Journal of Fish Biology, 92(3), 790–803. https:// doi.org/10.1111/jfb.13558

Cho, R. (2011) What You Can Do to Protect Biodiversity, www.earth.columbia.edu. Available at: https://news.climate.columbia.edu/2011/04/30/what-you-can-do-to-protect biodiversity/ (Accessed: 23 April 2022)

Chorus, I., & Welker, M. (2021). Toxic Cyanobacteria in Water: A Guide to Their Public Health Consequences, Monitoring and Management (2nd ed.). In CRC Press, Boca Raton (FL), on behalf of the World Health Organization, Geneva, CH.

Christensen, V., Walters, C. J., & Pauly, D. (1996). Ecopath with Ecosim: A user’s guide. Fisheries Centre Research Report, 4(1). https://www.fisheries.ubc.ca/sites/default/files/publications/403/Ecopath_User_Guide.pdf

Christon, C., Djunaedi, O. S., & Purba, N. P. (2012). Pengaruh Tinggi Pasang Surut Terhadap Pertumbuhan dan Biomassa Daun Lamaun Enhalus acoroides di Pulau Pari Kepulauan Seribu Jakarta. Jurnal Perikanan dan Kelautan. 3(3), 287-294.

Chust, G., Allen, J. I., Bopp, L., Schrum, C., Holt, J., Tsiaras, K., Zavatarelli, M., Chifflet, M., Cannaby, H., Dadou, I., Daewel, U., Wakelin, S. L., Machu, E., Pushpadas, D., Butenschon, M., Artioli, Y., Petihakis, G., Smith, C., Garcon, V.,...Irigoien, X. (2014). Biomass changes and trophic amplification of plankton in a warmer ocean. Global Change Biology, 20(7), 2124–2139. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1111/gcb.12562.

Cicin-Sain, B. (1993). Sustainable development and integrated coastal management. Ocean & Coastal Management, 21, 41-43.

Cicin-Sain, B., & Belfiore, S. (2005). Linking marine protected areas to integrated coastal and ocean management: A review of theory and practice. Ocean & Coastal Management, 48(11-12), 847-868. https://doi.org/10.1016/j.ocecoaman.2006.01.001

Cicin-Sain, B., & Knecht, R.W. (1998). Integrated Coastal and Ocean Management: Concepts and Practices. Washington, D.C.: Island Press.

Ciputra, W. (2022). Taman Nasional Bunaken: Sejarah, Keistimewaan, dan Tempat Wisata di Dalamnya. https://regional.kompas.com/read/2022/02/14/162000978/taman-nasional-bunaken--sejarah-keistimewaan-dan-tempat-wisata-di-dalamnya?page=all. Diakses 29 Agustus 2024.

Clark, J. R. (1992). Integrated management of coastal zones. FAO Fisheries Technical Paper, 327.

Clifton, J. (2003). Prospects for co-management in Indonesia's marine protected areas. Marine Policy, 27(5), 389-395. https://doi.org/10.1016/S0308-597X(03)00026-5

Clifton, J., & Unsworth, R.K.F. (2010). Community-based Co-management and Conservation of Marine Resources in Raja Ampat, Papua, Indonesia. Coastal Management, 38(3), 289-304

Clifton, J., Unsworth, R.K.F., & Smith, D.J. (2010). Co-management and Conservation of Marine Resources in Wakatobi National Park, Sulawesi, Indonesia. Environmental Conservation, 37(2), 182-192.

Coll, M., Libralato, S., Tudela, S., Palomera, I., & Pranovi, F. (2008). Ecosystem overfishing in the ocean. PLoS ONE, 3(12).

Cruz, J. (2008). Ocean Wave Energy : Current Status and Future Prespectives. Springer-Verlag Berlin Heidelberg German, 427 pp.

Dahuri R. (2003). Keanekaragaman Hayati Laut. Aset pembangunan berkelanjutan Indonesia. PT Granata Pustaka Utara. Jakarta

Dahuri R., Rais J Ginting & Sitepu MJ. (1996). Pengelolaam Sumber daya Wlayah Pesisir dan lautan secara terpadu. Pradya Paramita. Jakarta

Dahuri, R. (2003). Keanekaragaman Hayati Laut, Aset Pembangunan Berkelanjutan Indonesia. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Dahuri, R. (2003). Rehabilitasi Ekosistem Pesisir Berbasis Masyarakat di Sulawesi Selatan. Indonesian Journal of Coastal and Marine Resources, 5(2), 120-133

Dahuri, R., Rais, J., Ginting, S.P., & Sitepu, M.J. (2001). Pengelolaan Sumber Daya Wilayah Pesisir dan Lautan Secara Terpadu. Jakarta: Pradnya Paramita.

Day, J. W., Hall, C. A. S., Kemp, W. M., & Yáñez-Arancibia, A. (1989). Estuarine Ecology. New York: Wiley-Interscience.

Dayton, P. K., Tegner, M. J., Edwards, P. B., & Riser, K. L. (1995). Sliding baselines, thresholds, and ecosystem resilience. Science, 269(5228), 1347-1350.

Departemen Kehutanan. (1992). Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Jakarta: Departemen Kehutanan Republik Indonesia.

Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP). (2009). Pedoman Umum Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan. Jakarta: DKP.

Departemen Kelautan dan Perikanan, 2007. Laut Nusantara: Sebuah Kolam Mega Biodiversity Untuk Misi Penyelamatan Bumi. http:///www.DKP@go.id, 22/02/07.

Departemen Kelautan dan Perikanan-Republik Indonesia. (2020). Laporan Tahunan Kementerian Kelautan dan Perikanan Tahun 2020. Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Diamond, J., Altenburger, R., Coors, A., Dyer, S. D., Focazio, M., Kidd, K., Koelmans, A. A., Leung, K. M. Y., Servos, M. R., Snape, J., Tolls, J., & Zhang, X. (2018). Use of prospective and retrospective risk assessment methods that simplify chemical mixtures associated with treated domestic wastewater discharges. Environmental Toxicology and Chemistry, 37(3).

Diaz, R. J., & Rosenberg, R. (2008). Spreading dead zones and consequences for marine ecosystems. In Science (Vol. 321, Issue 5891).

Dickhut, H, Tenger, A. (2022). Review and Analysis of Policies, Strategies and Instruments for Boosting Sustainable Tourism in Europe (eds.). European SME Going Green 2030 Report, p. 505

Dijkstra, A. (2008). Dynamical Oceanography. SpringerVerlag Berlin Heidelberg German. 405 pp.

Ditjen Perikanan Budidaya. (2005). Pemberdayaan Industri Perikanan Nasional melalui Pengembangan Budidaya Laut dan Pantai. Website Departemen Kelautan dan Perikanan RI, http://www.dkp.go.id/ content.php?c=1820 download 03/03/05.

Djuned, T. (1995). “Pengelolaan Lingkungan Laut Oleh Panglima Laot (Suatu Studi Di Kotamadya Banda Aceh).” Laporan Penelitian. Darussalam-Banda Aceh: Universitas Syiah Kuala

Do, H. L., & Armstrong, C. W. (2023). Ghost fishing gear and their effect on ecosystem services – Identification and knowledge gaps. Marine Policy, 150.

Dronkers, J.J. (1964). Tidal Computation in Rivers and Coastal Waters, Netherlands Rijkswaterstoat (Public Works and Waterways Department), The Hagu. The Netherlands.

Duarte, C. M., Middelburg, J. J., & Caraco, N. (2005). Major role of marine vegetation on the oceanic carbon cycle. Biogeosciences, 2(1), 1-8.

Dwinanto, A.W., Noir, P.P., Syawaludin, A.H., Mega, L.S. (2017). Pola Arus Dan Transpor Sedimen Pada Kasus Pembentukan Tanah Timbul Pulau Puteri Kabupaten Karawang. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 8(2): 152-160.

Effendi, C. (2010). “Struktur Komunitas Serangga Predator Coccinellidae pada Ekosistem Pertanian Organik dan Konvensional di Sumatera Barat”. (Skripsi). Padang. Fakultas Pertanian Universitas Andalas.

Ehler, C., & Douvere, F. (2009). Marine spatial planning: a step-by-step approach toward ecosystem-based management. Intergovernmental Oceanographic Commission and Man and the Biosphere Programme. IOC Manual and Guides, 53.

Ehrlich, P. and Ehrlich, A. (1992) ‘The value of biodiversity’, Ambio, 21(3), pp. 219–226. Available at: https://www.ecolex.org/details/literature/the-value-of-biodiversity-ana 047263/ (Accessed: 13 agustus 2024).

Erdmann, M.V., & Pet-Soede, L. (1997). Community-based Reef Management in the Seribu Islands, Jakarta: An Evaluation of Local Efforts. Coral Reefs, 16(2), 112-119.

Fabbri, K. P. (1998). A methodology for supporting decision making in integrated coastal zone management. Ocean & Coastal Management, 39(1-2), 51-62.

Fabianti MD, Berhitu PT. (2014). Konsep pengelolaan wilayah pesisir secara terpadu dan berkelanjutan yang berbasis masyarakat. Jurnal Teknologi, 11 (2) ; 2054 - 2058

Fabianto, M. D., dan Pieter, Th. B. (2014). Konsep Pengelolaan Wilayah Pesisir Secara Terpadu Dan Berkelanjutan Yang Berbasis Masyarakat. Jurnal Teknologi, 11 (2): 1-7.

Fabricius, K.E. (2005). Effects of terrestrial runoff on the ecology of corals and coral reefs: review and synthesis. Mar Pollut Bull., 50(2): 125-46. doi: 10.1016/j.marpolbul.2004.11.028.

Fahruri, S. (2007). Studi Tata Guna Lahan Kawasan Pesisir Teluk Prigi-Trenggalek Berbasis Indeks Kerentanan Bencana. Tesis Magister Fakultas Teknologi Kelautan Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Surabaya.

Faiqoh, E., Wiyanto, D. B., & Astrawan, I. G. B. (2017). Peranan Padang Lamun Selatan Bali Sebagai Pendukung Kelimpahan Ikan di Perairan Bali. Journal of Marine and Aquatic Sciences, 3(1), 10-18

Fajarwati, D. S., Setianingsih, A. I., & Muzani. (2015). Analisis Kondisi Lamun (Seagrass) di Perairan Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Jurnal SPATIAL Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi, 13(1), 22-32.

FAO. (2002). Food Kerns Reported for A Tufa Mate, Selaroides leptolepis, Selaroides crumenopthalmus, Decapterus macrosama, Rastrelliger kanaguria, Sardinella lemuru, Sardinella fimbriata and Auxis. f/igzar£/. http://filaman/FooltemsListenn?vstockcode=Doviiload 11/6/03.

FAO. (2017). Water Pollution from Agriculture: A Global Review. The Food and Agricultural Organization.

FAO. (2020). The State of World Fisheries and Aquaculture 2020. Food and Agriculture Organization of the United Nations.

Fatma, D. (2016). Ekositem air laut : Pengertian ciri dan jenisnya. https://ilmugeografi.com/ilmu-bumi/laut/ekosistem-air-lau

Fauzi A. (2005). Kebijakan perikanan: Isu sintesis dan gagasan. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Alimaturahim, F., Mustamin, Y., Rachman, R. M., Sajidin, M., & Kurniawan, A. (2024). KETAHANAN EKONOMI NASIONAL INDONESIA. Kamiya Jaya Aquatic.

Fauzi, A., & Anna, Z. (2005). Pemodelan sumber daya perikanan dan kelautan untuk analisis kebijakan. Gramedia Pustaka Utama.

Finkbeiner, E. M., Bennett, N. J., Frawley, T. H., Mason, J. G., Briscoe, D. K., Brooks, C. M., Ng, C. A., Ourens, R., Seto, K., Switzer Swanson, S., Urteaga, J., & Crowder, L. B. (2017). Reconstructing overfishing: Moving beyond Malthus for effective and equitable solutions. Fish and Fisheries, August, 1–12.

Food and Agriculture Organization of the United Nations, & Messages, K. E. Y. (2016). The State of World Fisheries and Aquaculture 2014.

Food and Agriculture Organization. (2001). The State of World Fisheries and Aquaculture 2000. FAO, Rome, 142 pp.

Food and Agriculture Organization. 2022. The state of world fisheries and aquaculture 2022: Towards blue transformation. https://doi. org/10.4060/cc0461en.

Fraser, G. S., & Racine, V. (2016). An evaluation of oil spill responses for offshore oil production projects in Newfoundland and Labrador, Canada: Implications for seabird conservation. Marine Pollution Bulletin, 107(1).

Freestone, D., Hey, E. (1996). The Precautionary principle and international law: the challenge of implementation. The Hague: Kluwer Law International. 41.

Ghosh T. (2011). Coastal tourism: opportunity and sustainability. Journal of Sustainable Development, 4 (6) : 67-71

Gill, D. A., Mascia, M. B., Ahmadia, G. N., Glew, L., Lester, S. E., Barnes, M., ... & Fox, H. E. (2017). Capacity shortfalls hinder the performance of marine protected areas globally. Nature, 543(7647), 665-669.

Graha, Y. I., Arthana, I. W., & Karang, I. W. G. A. (2016). Simpanan Karbon Padang Lamun di Kawasan Pantai Sanur, Kota Denpasar. Ecotrophic: Journal of Environmental Science, 10(1), 46-53.

Groom, M. J., Meffe, G. K., & Carroll, C. R. (2006). Principles of Conservation Biology (3rd ed.). Sinauer Associates.

Guest, J. R., Low, J., Tun, K., Wilson, B., Ng, C., Raingeard, D., Ulstrup, K. E., Tanzil, J. T. I., Todd, P. A., Toh, T. C., McDougald, D., Chou, L. M., & Steinberg, P. (2016). Coral community response to bleaching on a highly disturbed reef.Scientific Reports, 6, p.20717.

Gumilar, I. (2012). Partisipasi Masyarakat Pesisir dalam Pengelolaan Ekosistem Hutan Mangrove berkelanjutandi Kabupaten Indramayu. Jurnal Akuatika. 3 (2).198-211

Guntur, Luthfi, O.M., Isdianto, A., Putri, B.M, Haykal, M.F., & Abdillah, P.M. (2021). Ekosistem Terumbu Karang. CV. Embrio Publisher. Sidoarjo. 175 hal.

Guzmán, O., Mendoza, E., van Tussenbroek, B. I., & Silva, R. (2023). Effects of Climate-Change-Related Phenomena on Coastal Ecosystems in the Mexican Caribbean. Sustainability (Switzerland), 15(15).

Hadi, S.P. (2009). Manusia dan Lingkungan. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hall MC. (2001). Trends in ocean and coastal tourism: the end of the last frontier?. Ocean & Coastal Management, 44: 601–618

Handayani, C. N., Andradi-Brown, D. A., Iqbal, M., Estradivari, Rusandi, A., Hakim, A., Sapari, A., Lazuardi, M. E., Amkieltiela, Claborn, K., Wijonarno, A., & Ahmadia, G. N. (2020). Status and Trends in Indonesian Protected Area Coverage of Marine Ecosystems. In Kementerian Kelautan dan Perikanan (Ed.), Management of Marine Protected Areas in Indonesia: Status and Challenges (pp. 61–86). Jakarta, Indonesia: Kementerian Kelautan dan Perikanan and Yayasan WWF Indonesia.

Harguinteguy, C. A., Cirelli, A. F., & Pignata, M. L. (2014). Heavy metal accumulation in leaves of aquatic plant Stuckenia filiformis and its relationship with sediment and water in the Suquía river (Argentina). Microchemical Journal, 114.

Harper, G. J., Steininger, M. K., Tucker, C. J., Juhn, D., & Hawkins, F. (2007). Fifty years of deforestation and forest fragmentation in Madagascar. Environmental Conservation, 34(4).

Harriot VJ dan Fisk DA. (1988). Coral transplantation as reef management option. Coral Reef

Harrison PL, Wallace CC. (1990). Reproduction, dispersal and recruitment of Scleractinian coral. In Z. Dubinsky (ed): Ecosystem of the world Vol 25, Coral reefs, Elsevier, Amsterdam.

Hartati, R., Pratikto, I., & Pratiwi, T. N. (2017). Biomassa dan Estimasi Simpanan Karbon pada Ekosistem Padang Lamun di Pulau Menjangan Kecil dan Pulau Sintok, Kepulauan Karimunjawa. Jurnal Buletin Oseanografi Marina, 6(1), 74-81.

Hasani, Q. (2014). "Konservasi Sumber daya Perikanan Berbasis Masyarakat, Implementasi Nilai Luhur Budaya Indonesia Dalam Pengelolaan Sumber daya Alam”. Jurnal Ilmu Perikanan dan Sumber daya Perairan. Universitas Lampung, Bandar Lampung, 10 hlm.

Hasriyanti., Saputro, A., Isromi, A. (2021). Kearifan Lokal Lilifuk di Nusa Tenggara Timur dalam Pengelolaan Sumber Daya Laut Berkelanjutan. Jurnal Enviromental Scince. 4 (1), 24-32.

Heywood, V. H., & Iriondo, J. M. (2003). Plant conservation: Old problems, new perspectives. Biological Conservation, 113(3), 321-335. https://doi.org/10.1016/S0006-3207(03)00121-4

Hicks, C. C., Cohen, P. J., Graham, N. A., Nash, K. L., Allison, E. H., D’Lima, C., ... & MacNeil, M. A. (2019). Harnessing global fisheries to tackle micronutrient deficiencies. Nature, 574(7776), 95-98.

Hidayah, Z., Agus R., dan Yudha W. (2018). Penilaian Kerentanan Wilayah Pesisir Selatan Pulau Bawean terhadap Kenaikan Muka Air Laut. Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada. Vol 20 (2). Hal : 87-94.

Hilborn, R. (2018). Are mpas effective?. ICES Journal of Marine Science, 75(3), 1160-1162.

Hilwan, I., & Nurjannah, A. S. (2014). Potensi Simpanan Karbon Pada Tegakan Revegetasi Lahan Pasca Tambang di PT Jorong Barutama Greston, Kalimantan Selatan. Jurnal Silvikultur Tropika, 5(3), 188-195.

Honey, M., & Krantz, D. (2007). Global Trends in Coastal Tourism. Washington, D.C.: Center on Ecotourism and Sustainable Development.

https://caritau.com/post/pulau-tidung-nan-cantik-berhak-bebas-dari-sampah-laut-kiriman-jakarta#google_vignette, diakses pada 14 Agustus 2024

https://m.tribunnews.com/travel/2019/03/06/5-fakta-menarik-morotai-pulau-cantik-di-maluku-utara-yang-dijuluki-maldives-nya-indonesia#google_vignette, diakses pada 10 Agustus 2024.

https://malut.kaidah.id/ternate-majang/read/7395/ inilah-4-wisata-pantai-di-ternate-yang-wajib-dikunjungi/, diakses pada 10 Agustus 2024.

https://malut.kaidah.id/ternate-majang/read/7395/inilah-4-wisatapantai-di-ternate-yang-wajib-dikunjungi/, diakses pada 10 Agustus 2024.

https://nasional.tempo.co/read/1478132/bali-baru-morotai-di-jalur-palapa-ring, diakses pada 10 Agustus 2024.

https://travel.indozone.id/news/951270115/pulau-pagang-destinasi-wisata-sumatera-barat-yang-dulunya-tempat-pembinaan-napi, diakses pada 8 Agustus 2024

https://www.antarafoto.com/id/foto-cerita/view/75/tradisi-sasi-lompa-haruku https://eddieliku.blogspot.com/2013/11/tradisi-sasi-lompa-negeri-haruku-2013.html)

https://www.mongabay.co.id/2022/10/05/desakan-perlindungan-hiu-berjalan-dari-raja-ampat-dan-halmahera/, diakses pada 10 Agustus 2024.

https://www.tripadvisor.co.id/LocationPhotoDirectLink-g297726-d2435181-i73207759-Air_Manis_Beach-Padang_West_Sumatra_Sumatra.html, diakses pada 8 Agustus 2024

https://www.whoi.edu/feature/history-hydrothermal-vents/discovery/ 1979 -2. html

Hughes, T. P., Rodrigues, M. J., Bellwood, D. R., Ceccarelli, D., Hoegh-Guldberg, O., McCook, L., Moltschaniwskyj, N., Pratchett, M. S., Steneck, R. S., & Willis, B. (2007). Phase Shifts, Herbivory, and the Resilience of Coral Reefs to Climate Change. Current Biology, 17(4).

Hutabarat, S., Evans, S.M. (2014). Pengantar Oseanografi. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Ibrahim Y. (2007).`Komunitas Pulau dalam era pembangunan : terpinggir atau meminggir ?. J. Akademika 70 (1) : 57-66

Iñiguez, M. E., Conesa, J. A., & Fullana, A. (2016). Marine debris occurrence and treatment: A review. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 64, 394–402. https://doi.org/10.1016/j.rser.2016.06.031

IPCC. (2007). Climate Change 2007: Synthesis Report. Contribution of Working Groups I, II and III to the Fourth Assessment Report of the Intergovernmental Panel on Climate Change. Geneva, Switzerland, 104 pp.

Isdianto, A., Wahyudi C., dan Kriyo S. (2014). Zonasi Wilayah Pesisir Akibat Kenaikan Muka Air Laut. Jurnal Pemukiman. Vol 9 (3). Hal : 148-157.

IUCN (International Union for Conservation of Nature). (2012). Guidelines for Applying the IUCN Protected Area Management Categories. IUCN. https://portals.iucn.org/library/node/30018

IUCN. 1968. International Union for the Conservation of Nature , Morges,Switerland.

IUCN-WCPA. (2018). “Applying IUCN’s Global Conservation Standards to Marine Protected Areas (MPA).” Delivering Effective Conservation Action through MPAs, to Secure Ocean Health & Sustainable Development. Version 1:4.

Ivar Do Sul, J. A., & Costa, M. F. (2014). The present and future of microplastic pollution in the marine environment. In Environmental Pollution (Vol. 185).

Jambeck, J.R., Geyer, R., Wilcox, C., Siegler, T.R., Perryman, M., Andrady, A., ... & Law, K.L. (2015). Plastic Waste Inputs from Land into the Ocean. Science, 347(6223), 768-771.

Jehandut, A. (2023). Mengenal Taman Nasional Komodo Nusa Tenggara Timur. https://www.jurnalflores.co.id/travel/7769841845/mengenal-taman-nasional-komodo-nusa-tenggara-timur. Diakses 29 Agustus 2024.

Jordan, A., Timothy O'Riordan, T. (2004). Chapter 3, The precautionary principle: a legal and policy history, in the precautionary principle: protecting public health, the environment and the future of our children. Edited by: Marco Martuzzi and Joel A. Tickner. World Health Organization 2004. 34.

Jordan, P., & Fröhle, P. (2022). Bridging the gap between coastal engineering and nature conservation?: A review of coastal ecosystems as nature-based solutions for coastal protection. In Journal of Coastal Conservation (Vol. 26, Issue 2).

Jubaedah I, Anas P. (2019). Dampak pariwisata bahari terhadap ekosistem terumbu karang di perairan Nusa Penida, Bali. Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan, 13(1); 59-75.

Jutan Y, Retraubun ASW, Khouw AS, Nikijuluw VPH. (2017). Kondisi ikan Hiu Berjalan Halmahera (Hemiscyllium halmahera) diperairan Teluk Kao, Halmahera Utara Provinsi Maluku Utara. In: Taeran I, Najamudin, Tahir I, Supyan, Akbar N, Paembonan ER (Editor). Prosiding Seminar Nasional Kemaritiman dan Sumber daya Pulau-Pulau Kecil II. 1(2): 194–205

Kay, R., & Alder, J. (2017). Coastal Planning and Management (2nd ed.). London: CRC Press.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). (2020). Management of Marine Protected Areas in Indonesia: Status and Challenges (pp. 1–342). Kementerian Kelautan dan Perikanan and Yayasan WWF Indonesia. Jakarta, Indonesia. DOI: 10.6084/m9.figshare.13341476

Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP). (2024). Strategi Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Lautan untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan. Diakses dari https://kkp.go.id/djprl/page/3442-strategi-pengelolaan-wilayah-pesisir-dan-lautan

Munaeni, W., Rombe, K. H., Nurdiana, A., Nur, M., Rachman, R. M., Agam, B., ... & Nurhayati, D. (2024). Potensi dan Pengelolaan Perikanan. Kamiya Jaya Aquatic.

Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2017). Kebijakan Kelautan Indonesia 2017-2021. Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Kennedy, H., Beggins, J., Duarte, C.M., Fourqurean, J.W., Holmer, M., Marba, N., Middelburg, J.J. (2010). Seagrass sediment as a global carbon sink:Isotopic constraints. Geo Biogeochem Cyc24:GB4026. doi: 10.1029/2010GB003848.

Keputusan Menteri Kelautan Dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2022, Tentang Estimasi Potensi Sumber Daya Ikan, Jumlah Tangkapan Ikan Yang Diperbolehkan, Dan Tingkat Pemanfaatan Sumber Daya Ikan Di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia. https://ppid.riau.go.id/download/30/1670571648kepmen-kp-no.pdf

Keraf, A. S. (2010). Etika lingkungan hidup. Penerbit Buku Kompas. Priyatna, M. (2017). Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 5(10)

Khazali, M. (1998). Pengenalan Jenis-Jenis Mangrove di Indonesia. Bogor: Pusat Penelitian dan Pengembangan Oseanologi-LIPI.

Khoiri Rustandi, A., Fadly, R., & Aminudin, C. (2020). Identifikasi Manajemen Kolaborasi Pengelolaan Taman Nasional Laut di Indonesia. Jurnal Ekologi, Masyarakat Dan Sains, 1(1), 37–43

Khrisnamurti, Utami H, Darmawan R. (2016). Dampak pariwisata terhadap lingkungan di Pulau Tidung Kepulauan Seribu. Kajian, 21 (3) : 257-273.

Kimirei, I. A., Nagelkerken, I., Griffioen, B., Wagner, C., & Mgaya, Y. D. (2011). Ontogenetic habitat use by mangrove/ seagrass-associated coral reef fishes shows flexibility in time and space. Estuarine, Coastal, and Shelf Science, 92, 47-58.

Kisman, M. D., R. Achmad & D. Muchlis. (2016). Jenis Jenis dan Keanekaragaman Bivalvia di Perairan Laut Pulau Maputi Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala dan Pemanfaatannya Sebagai Media Pembelajaran Biologi. Program Studi Pendidikan Biologi. Vol 4 (1) : 1-14.

Knapp, S., & Van De Velden, M. (2011). Global ship risk profiles: Safety and the marine environment. Transportation Research Part D: Transport and Environment, 16(8).

Kordi. K . M. G. H. (2010). Ekosistem Terumu Karang. Jakarta : Rineka Cipta.

Kusnanto, H. (2011). Adaptasi Perubahan Iklim. Edisi pertama. Pusat Studi Lingkungan GMUC (Di Indonesia).

Latuconsina, H. (2020). Ekologi ikan perairan tropis: Biodiversitas, adaptasi, ancaman, dan pengelolaannya. Gadjah Mada University Press.

Lavender, S. L., Hoeke, R. K., & Abbs, D. J. (2018). The influence of sea surface temperature on the intensity and associated storm surge of tropical cyclone Yasi: A sensitivity study. Natural Hazards and Earth System Sciences, 18(3).

Lechner, A., Keckeis, H., Lumesberger-Loisl, F., Zens, B., Krusch, R., Tritthart, M., Glas, M., & Schludermann, E. (2014). The Danube so colourful: A potpourri of plastic litter outnumbers fish larvae in Europe’s second largest river. Environmental Pollution, 188.

Lemhannas. (2022). Menteri Kelautan dan Perikanan RI Paparkan Lima Implementasi Kebijakan Ekonomi Biru kepada Peserta PPRA 64. Retrieved from https://www.lemhannas.go.id/index.php/berita/berita-utama/1653-menteri-kelautan-dan-perikanan-ri-paparkan-lima-implementasi-kebijakan-ekonomi-biru-kepada-peserta-ppra-64

Leonard, R. (2018). Studi Pengelolaan Dan Potensi Wilayah Pesisir Wonorejo Jawa Timur. Program Magister Teknik Dan Manajemen Pantai Program Studi Teknologi Kelautan Fakultas Teknologi Kelautan Institut Teknologi Sepuluh November. Surabaya. 91 hal.

Lesser, M. P. , Bythell, J. C., Gates, R. D., Johnstone, R. W., Hoegh-Guldberg, H. (2007). Are infectious diseases really killing corals? Alternative interpretations of the experimental and ecological data. Journal of Experimental Marine Biology and Ecology, 346, 36-44.

Lestari L.D., Adetyawan, Y. (2018). Tentang Vegetasi Hutan Tropis. https://himaba.fkt.ugm.ac.id/2018/09/26/tentang-vegetasi-hutan-tropis/. Diakses 29 Agustus 2024.

Levay, G., & Schumann, R. (2006). A systematic approach to water quality management in the minerals processing industry. Australasian Institute of Mining and Metallurgy Publication Series.

Levin, P. S., Fogarty, M. J., Murawski, S. A., & Fluharty, D. (2009). Integrated ecosystem assessments: Developing the scientific basis for ecosystem-based management of the ocean. PLoS Biology, 7(1), 23-28. https://doi.org/10.1371/journal.pbio.1000014

Levin, P.S., & Lubchenco, J. (2008). Resilience, Robustness, and Marine Ecosystem-Based Management. BioScience, 58(1), 27-32.

Libecap, G.D. (2024). Advancing ocean ecosystem conservation via property rights, rather than marine protected areas (MPAs). Maritime Studies, 23 (15) : 2-19. https://doi.org/10.1007/s40152-024-00358-0

Lorenz, J. J. (2014). A review of the effects of altered hydrology and salinity on vertebrate fauna and their habitats in Northeastern Florida Bay. Wetlands, 34(SUPPL. 1).

Loska, K., & Wiechuła, D. (2003). Application of principal component analysis for the estimation of source of heavy metal contamination in surface sediments from the Rybnik Reservoir. Chemosphere, 51(8).

Lowerre-Barbieri, S. K., Walters Burnsed, S. L., & Bickford, J. W. (2016). Assessing reproductive behavior important to fisheries management: A case study with red drum. Sciaenops ocellatus. Ecological Applications, 26(4), 979–995. https://doi. org/10.1890/15-0497.

Lu, W et al. (2018): Late inception of a resiliently oxygenated upper ocean. Science, eaar5372, https://doi.org/10.1126/ science.aar5372.

Lu, Y., Yuan, J., Lu, X., Su, C., Zhang, Y., Wang, C., Cao, X., Li, Q., Su, J., Ittekkot, V., Garbutt, R. A., Bush, S., Fletcher, S., Wagey, T., Kachur, A., & Sweijd, N. (2018). Major threats of pollution and climate change to global coastal ecosystems and enhanced management for sustainability. In Environmental Pollution (Vol. 239).

Lubchenco, J., & Grorud-Colvert, K. (2015). Making waves: The science and politics of ocean protection. Science, 350(6259), 382-383. https://doi.org/10.1126/science.aad5443

Mace, G. M., Barrett, M., Burgess, N. D., Cornell, S. E., Freeman, R., Grooten, M., & Purvis, A. (2018). Aiming higher to bend the curve of biodiversity loss. Nature Sustainability, 1(9), 448-451. https://doi.org/10.1038/s41893-018-0130-0

MacKinnon, J. (1990).Pengelolaan Kawasan yang Dilindungi di Daerah Tropika. UGM, Yogyakarta

Madduppa H, Putri ASP, Wicaksono RZ, Subhan B, Akbar N, Ismail F, Arafat D, Prabuning D, Sani LMI, Srimariana E, Baksir A, Bengen DG. (2020). Morphometric and DNA barcoding of endemic Halmaheran walking shark (Hemiscyllium halmahera, Allen, 2013) in North Maluku, Indonesia. Biodiversitas, 21(7): 3331-2243. doi: 10.13057/biodiv/d210757

Magurran, AE. (2004). “Measuring Biological Diversity”. Oxford: Blackwell Publishing Company

Maragos, J. E. (1974). Coral Transplantation: A Method To Create, Preserve, And Manage Coral Reefs. https://repository.library.noaa.gov/view/noaa/46802

Marfai, M.A., Cahyadi, A., Dini, F.A. (2013). Anggraini. Tipologi, Dinamika, Dan Potensi Bencana Di Pesisir Kawasan Karst Kabupaten Gunungkidul. Forum Geografi, 27(2): 147-158.

Masyhudzulhak. (2005). Pengelolaan Sumber daya Pesisir`di Kota Bengkulu (Tinjauan Bioekonik Terhadap Sumberdya Perikanan. J. Penelitian UNIB 11 (1) ; 21-28

Maulina, F. (2019). “Keanekaragaman Spesies dan Bioekologi Parasitoid Telur Walang Sangit (Leptocorisa oratorius Fabricius) (Hemiptera: Alydidae) di Sumatera Barat”. Disertasi. Fakultas Pertanian Universitas Andalas. hal. 143.

McCarthy, JJ, Canziani, OF Leary, NA Dokken, DJ dan KS White, (2001). Perubahan iklim 2001 : Dampak, Adaptasi, dan Kerentanan. Pers Universitas Cambridge.

McCook, L.J., Ayling, T., Cappo, M., Choat, J.H., Evans, R.D., De Freitas, D.M. & Mapstone, B. (2010). Adaptive management of the Great Barrier Reef: a globally significant demonstration of the benefits of networks of marine reserves. Proceedings of the National Academy of Sciences, 107(43): 18278-18285.

Menteri Kelautan dan Perikanan. (2022). Implementasi Kebijakan Ekonomi Biru untuk Indonesia Emas 2045. Retrieved from https://www.lemhannas.go.id/index.php/berita/berita-utama/1653-menteri-kelautan-dan-perikanan-ri-paparkan-lima-implementasi-kebijakan-ekonomi-biru-kepada-peserta-ppra-64

Miller ML. (1993). The rise of coastal and marine tourism. Ocean & Coastal Manageman, 20; 181-191.

Momba, M. N. B., Osode, A. N., & Sibewu, M. (2006). The impact of inadequate wastewater treatment on the receiving water bodies - Case study: Buffalo City and Nkokonbe Municipalities of the Eastern Cape Province. Water SA, 32(5 SPEC. ISS.).

Mongabay. (2020). Bagaimana Mengelola Ekosistem Pesisir yang Tepat dan Berkelanjutan. Diakses dari https://www.mongabay.co.id/2020/08/12/bagaimana-mengelola-ekosistem-pesisir-yang-tepat-dan-berkelanjutan/

Mu’min, Akbar N, Baksir A, Tahir I, Abdullah RM, Ramili Y, Ismail F, Paembonan RE, Marus I, Wibowo ES, Madduppa H, Subhan B, Wahab I. (2021). Distribution Patterns and Abundance of Halmahera Walking Shark (Hemiscyllium halmahera) in Weda Bay North Maluku, Indonesia. Jurnal Sumber daya Akuatik Indopasifik, 5 (2): 145-156 Med Maritime. 2013. Integarted projects, Mes-IAMER. Coastal and Maritime Tourisme. 6 pages.

Muawanah, U., Yusuf, G., Adrianto, L., Kalther, J., Pomeroy, R., Abdullah, H., & Ruchimat, T. (2018). Review of national laws and regulation in Indonesia in relation to an ecosystem approach to fisheries management. Marine Policy, 91, 150–160. https://doi. org/10.1016/j.marpol.2018.01.027

Muhammad Asril, Marulam MT Simarmata Silvia Permata Sari, Indarwati, Ryan Budi Setiawan Arsi, Afriansyah, Junairiah. (2022). “Keanekaragaman Hayati” Yayasan Kita Menulis.

Mukharomah, E. (2021). Konsep Dasar Ekologi Tumbuhan. Bening Media Publishing . Palembang-Indonesia

Mulyabakti, C. (2016). Analisis Karakteristik Gelombang dan Pasang Surut Pada Daerah Pantai Paal Kecamatan Likupang Timur Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal Sipil Statik, 4(9): 585-594.

Mumby, P.J. and Steneck, R.S. (2008) Coral Reef Management and Conservation in Light of Rapidly Evolving Ecological Paradigms. Trends in Ecology and Evolution, 23, 555-563.

http://dx.doi.org/10.1016/j.tree.2008.06.011

Mustaghfirin, Urbinas M.P., Urbasa F, Erdmann MV, Mangubhai. (2012). Buku 2 Rencana Pengelolaan Taman Pulau-Pulau Kecil dan Daerah (TPPKD) Raja Ampat: Data & Analisis. Unit Pelaksana Teknis Daerah TPPKD Raja Ampat. Dinas Kelautan dan Perikanan Pemerintah Daerah Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.

Nasdwiana. (2016). Analisis Hubungan Antara Konsentrasi Karbon Organik di Sedimen dengan Laju Pertumbuhan dan Biomassa Lamun Enhalus acoroides dan Thalassia hemprichii. Skripsi. Makassar, Indonesia: Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin.

Niagara. N., M. Yusuf., M. Fuad. (2021). Pengelolaan Ekosistem Mangrove Sebagai Bentuk Upaya Mengatasi Perubahan Iklim Dengan Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Di Taman Nasional Karimun Jawa. Prosiding SNST Ke-11. Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim Semarang. ISBN : 978-602-52386-5-9.

Nicholls, R. J., & Cazenave, A. (2010). Sea-level rise and its impact on coastal zones. Science, 328(5985), 1517-1520.

Nikijuluw P.H.V. (2001). Populasi dan sosial ekonomi masyarakat pesisir serta strategi pemberdayaan mereka dalam konteks pengelolaan sumber daya pesisirsecara terpadu. Bogor. IPB Bogor.

Nikijuluw, V.P.H. (2002). Rezim pengelolaan sumber daya perikanan. Jakarta: Kerja Sama Pusat Pemberdayaan dan Pembangunan Regional (P3R) dengan PT Pustaka Cidesindo.

Njurumana, G. N., Marsono, D., Irham, & Sadono, R. (2014). Konservasi keanekaragaman hayati tanaman pada sistem Kaliwu di Pulau Sumba. Jurnal Manusia Dan Lingkungan, 21(1), 75–82.

NOAA (2004). Spesies Laut Invasif dan Eksotik. https://www.fisheries.noaa.gov/insight/invasive-and-exotic-marine-species). Diakses 29 Agustus 2024.

Nontji, A. (2005). Laut Nusantara. Jakarta: Djambatan.

Noor Y.S., Khazali, M., & Suryadiputra, I.N.N. (2012). Panduan Pengenalan Mangrove di Indonesia. Bogor (ID): Wetland International Indonesia programme. 220 hal.

Nurhadi, D. & Wu, M-C. (2016). Collaborative-learning design in rural areas: a mutual cooperation between an engineering education institution and industry. World Transactions on Engineering and Technology Education, 14(3), 361-365.

Nurmalasari Y. (2008). Informan. J. Ilmu-ilmu Manajemen dan Informatika 1 (2) ; 1-7

Nybakken, J. W. (1992). Marine Biology: An Ecological Approach (3rd ed.). New York: Harper & Row.

Ocean Panel. (2023). Advancing action towards sustainable coastal and marine tourism. 12 pages.

Odum, E. P. (1971). Fundamentals of Ecology (3rd ed.). Philadelphia: W.B. Saunders Company.

Ogi, N.L.I.M. (2023). Keanekaragaman Ekosistem Padang Lamun. Penerbit Eureka Media Aksara. Purbalingga. 72 hal.

Orinaldi, M. (2020). Relasi antara omnibus law di era pandemi Covid-19 dan perekonomian di Indonesia. J-MAS (Jurnal Manajemen dan Sains), 5(2), 269–275. http://jmas.unbari.ac.id/index.php/jmas/article/view/194

Paluphi, R.W., Max, R.M., Denny, N.S. (2020). Analysis of Sediment Dynamics in the Waters Perancak and Pengambengan Beaches, Jembrana - Bali. International Journal of Oceans and Oceanography, 14(2). 257-276 pp.

Panjaitan, N. K., Adriana, G., Virianita, R., Karlita, N., & Cahyani, R. I. (2016). Kapasitas adaptasi komunitas pesisir pada kondisi rawan pangan akibat perubahan iklim (Kasus sebuah komunitas nelayan di Jawa Barat). Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 4(3), 281–290. https://journal.ipb.ac.id/index.php/sodality/article/ download/14736/10885.

Papathanassis, A. (2022). Cruise tourism. In D. Buhalis (ed), Encyclopedia of Tourism Management and Marketing. Cheltenham: Edward Elgar Publishing, pp. 687-690

Pappalardo, S. E., Ferrarese, F., Pizarro, P. M., Loddo, D., & De Marchi, M. (2022). Pesticide contamination of freshwater ecosystems: mapping vulnerable areas and mitigation scenarios in the Prosecco DOCG wine production area. Environmental Research Letters, 17(10).

Pasha, W. A., Amron, A., & Pranowo, W. S. (2022). Pengaruh ENSO (El Niño Southern Oscillation) terhadap suhu dan salinitas di perairan utara Aceh. Jurnal Hidropilar, 8(2), 61–74. https://jurnal. sttalhidros.ac.id/index.php/hidropilar/article/view/247

Pattipeilohy, J. J. (2013). Sistem Penangkapan Ikan Tradisional Masyarakat Nelayan di Pulau Saparua. Jurnal Penelitian, 7(5), 1–47

Pauly, D., & Zeller, D. (2016). Catch reconstructions reveal that global marine fisheries catches are higher than reported and declining. Nature Communications, 7, 10244.

Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 34/PERMEN-KP/2014 tentang Perencanaan Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. (2014). https://peraturan.bpk.go.id/Home/Download/151030/Permen%20KKP%20Nomor%2023%20Tahun%202016.pdf

Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2017 tentang Kebijakan Kelautan Indonesia. (2017). https://jdih.maritim.go.id/id/rencana-aksi-kebijakan-kelautan-indonesia-tahun-2021-2025

Perkins, S. (2015). Nearly every seabird may be eating plastic by 2050. Science.

Permen KP-RI (2014) Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 34/PERMEN-KP/2014 tentang Perencanaan Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Download/151030/Permen%20KKP%20Nomor%2023%20Tahun%202016.pdf

Pernetta, J.C and Milliman. (1995). Land-Ocean Interactions in The Coastal Zone;. Implementation Plan. Stockholm: The International Geosphere-Biosphere Programme: A Study of Global Change (lGBP) of the International Council of Scientific Unions (lC5U) Stockholm. 215 hal.

Pethick, J. (1984). An Introducrion to Coastal Geomorphology. London: Edward Arnold Ltd.

Pomeroy, R. S., Katon, B. M., & Harkes, I. H. T. (2004). Managing overfishing and rebuilding fish stocks in tropical small-scale fisheries. Marine Policy, 28(3), 277-293. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2003.10.003

Pomeroy, R.S., Katon, B.M., & Harkes, I. (2001). Conditions Affecting the Success of Fisheries Co-management: Lessons from Asia. Marine Policy, 25(3), 197-208.

Pörtner, H. O., Roberts, D. C., Masson-Delmotte, V., Zhai, P., Tignor, M., Poloczanska, E., & Weyer, N. (2019). The ocean and cryosphere in a changing climate. IPCC special report on the ocean and cryosphere in a changing climate, 1155.

PP No 32 (2019). Peraturan Pemerintah No. 32 Tahun 2019 tentang Rencana Tata Ruang Laut Nasional. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 57. https://peraturan.go.id/common/dokumen/ln/2019/pp32-2019.pdf

Pramudiya, A. (2008). Kajian pengelolaan daratan pesisir berbasis zonasi di Provinsi Jambi (Doctoral dissertation, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro).

Prayogo, D.A., Kushadiwijayanto, A.A., & Nurrahman, Y.A. (2022). Pengaruh Musim Terhadap Perubahan Pasang Surut di Estuari Kapuas Kecil Kalimantan Barat. Jurnal Laut Khatulistiwa, 5 (2) : 56-61. http://jurnal.untan.ac.id/index.php/lk.

Primack, R. B. (2014). Essentials of Conservation Biology (6th ed.). Sinauer Associates.

Primack, R.B., Supriatna. J., Indrawan. M. & Kramadibrata. P. (1998). Biologi Konservasi. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Primavera, J.H. (2011). Mangrove Reforestation Efforts in Bedono, Demak, Indonesia: Successes, Challenges, and Future Directions. Wetlands Ecology and Management, 19(3), 255-264.

Puspasari, R., Triharyuni, S., Alimi, T., Campbell, S. J., Jakub, R., Suherfian, W., de la Rosa, E., & Setiawan, H. (2021). Pengaruh ENSO terhadap lingkungan perairan dan perikanan di Perairan Sulawesi Utara. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia, 27(2), 95–106. http://ejournal-balitbang.kkp.go.id/index.php/jppi/article/view/10376/7646

Putekkelautan, UGM. (2020). Bincang Kelautan #5: Pengelolaan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil. Retrieved from https://pustekkelautan.ugm.ac.id/2020/07/06/bincang-kelautan-5-pengelolaan-pesisir-dan-pulau-pulau-kecil/

Putra, I. P. Y. P., Arthana, I. W., & Pratiwi, A. M. (2020). Penilaian status domain sumber daya ikan berdasarkan pendekatan ekosistem untuk pengelolaan perikanan tongkol krai (Auxis thazard) di Perairan Selat Lombok yang didaratkan di Desa Seraya Timur, Bali. Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis, 4(2), 27–39.

Putrawan, IM. (2014). “Konsep-Konsep Dasar Ekologi dalam Berbagai Aktivitas Lingkungan”. Bandung, Alfabeta. hal: 180.

Qodriyatun, S. N. (2010). Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dalam Kerangka Desentralisasi. Konservasi Sumber Daya, 15(3), 551–577.

Rachman, R. M., Indrawanto, D., Irjayanti, A., Ahmad, B., Heryanto, R., Sriyani, R., ... & Jufri, N. N. (2024). REKAYASA PENYEHATAN LINGKUNGAN. Kamiya Jaya Aquatic.

Rahadiarta. I. K. V. S., I Dewa Nyoman Nurweda Putra., Yulianto. S. (2019). Simpanan Karbon Pada Padang Lamun di Kawasan Pantai Mengiat, Nusa Dua Bali. J. Mar. Aquat. Sci.5:1-10.doi: https://doi.org/10.24843/jmas.2019.v05. i01 .p01

Rahman, A. A., Nur, A. I., & Ramli, M. (2016). Studi Laju Pertumbuhan Lamun (Enhalus acoroides) di Perairan Pantai Desa Tanjung Tiram Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan), 1(1), 10-16.

Rahmawati, S. (2011). Estimasi Cadangan Karbon Pada Komunitas Lamun Di Pulau Pari, Taman Nasional Kepulauan Seribu, Jakarta. Jurnal Segara, 7(1), 1-12.

Rahmawati, S., Irawan, A., Supriyadi, I.H & Azkab, M.H. (2017). Panduan Pemantauan Padang Lamun. Pusat Penelitian Oseanografi. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Jakarta. 35 hal. Url. www.oseanografi.lipi.go.id.

Rais. J., Sulistiyo. S., Damar. T., Gunawan. M., Sumampouw. T. A., Soeprapto. I., Suhardi. A., karsidi., Widodo. (2004). Menata Ruang Laut Terpadu. Jakarta : Pratnya Paramita.

Rajitha, K., Mukherjee, C. K., & Vinu Chandran, R. (2007). Applications of remote sensing and GIS for sustainable management of shrimp culture in India. In Aquacultural Engineering (Vol. 36, Issue 1).

Ramanathan, A., Bhattacharya, P., Dittmar, T., Prasad, M. B. K., & Neupane, B. R. (2010). Management and Sustainable Development of Coastal Zone Environments. Springer Netherlands.

Ramsar Convention Secretariat. (1971). The Ramsar Convention on Wetlands. https://www.ramsar.org/about/the-ramsar-convention-and-its-mission

Randall, J.E., G.R. Allen and R.C. Steene. (1990). Fishes of the Great Barrier Reef and Coral Sea. University of Hawaii Press, Honolulu, Hawaii. 506 p.

Rashid, A., Bhat, R. A., Qadri, H., Mehmood, M. A., & Shafiq-ur-Rehman. (2019). Environmental and socioeconomic factors induced blood lead in children: an investigation from Kashmir, India. Environmental Monitoring and Assessment, 191(2).

Rasyid, K, Nst., Darma, B., & Rusdi, L. (2014). Analisis Pengelolaan Kawasan Pesisir Secara Terpadu Di Kabupaten Serdang, Bedagai, Sumatera Utara. Fakultas Pertanian USU. Program Studi Manajemen Sumber daya Perairan. 12 hal.

Rawat, U. S. and Agarwal, N. K. (2015) ‘Biodiversity: Concept, threats and conservation’, Environment Conservation Journal, 16(3), pp. 19–28. doi: 10.36953/ecj.2015.16303.

Repository UNIKAL. (2022). Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Laut dalam Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007. Makassar: Universitas Negeri Makassar.

Riry, W. A. (2021). Ratifikasi perjanjian internasional sebagai salah satu bentuk politik hukum nasional. Jurnal Syntax Transformation, 2(2), 1-15. Retrieved from https://media.neliti.com/media/publications/493110-none-76e5c152.pdf

Riski RT, Azman HA, Rahmi F. (2016). Strategi pengembangan wisata bahari di Kota Padang. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 7 (1): 1-16

Riyadi, S. & Kusnanto, H. (2007). Motivasi dan karakteristik individu perawat di RSUD Dr. H.M. Anwar Sumenep Madura, Working Paper Series, 18 April 2007, Program Magister Kebijakan dan Manajemen Pelayanan Kesehatan. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Romimohtaro dan Juwana. (2004). Meroplankton larva hewan laut yang menjadi Plankton. PT Djembatan. Jakarta

Romimohtarto, K., Juwana, S. (1999). Biologi Laut: Ilmu Pengetahuan Tentang Biota Laut. Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Oseanografi-LIPI.

Roos, N., Wahab, M. A., Chamnan, C., & Thilsted, S. H. (2007). The role of fish in food-based strategies to combat vitamin A and mineral deficiencies in developing countries. Journal of Nutrition, 137(4).

Rosalina, D., Assagaf, M., Abubakar, S., Titaheluw, S. S., Abubakar, Y., Afyudi, B., ... & Marus, I. (2024). DAMPAK TATA KELOLA WILAYAH PESISIR. Kamiya Jaya Aquatic.

Rosalina., Fitra, R.A., Serosero, R.H., Adimu, H.E., Abubakar, S., Safitri, Y.A., Nisari, T., Supyan, Putriani, R.B., Findra, M.N dan Rachman. R.M. (2024). Ekosistem Pesisir. PT. Kamiya Jaya Aquatic. 223 hal. ISBN : 978-623-89239-6-0.

Rusandi, A. (2024). Kebijakan Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan di Indonesia. Retrieved from https://smeru.or.id/sites/default/files/events/annabel_noor_asyah_smeru_-_pengelolaan_kawasan_konservasi_di_wilayah_perairan_indonesia.pdf

Rustam A., Terry L. K., Restu N. A., Hadiwijaya L. S., Mariska A., August D., Peter M., Nasir S., Yusmiana P., Devi D., Andreas H. (2014). Peran Ekosistem Lamun Sebagai Blue Carbon Dalam Mitigasi Perubahan Iklim, Studi Kasus Tanjung Lesung, Banten. J. Segara. 10 (2). 107-117.

Saiful., Ruban, A. (2021). Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan laut Berbasis Kearifan Lokal di Negeri Haruku Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal IPTEKS PSP. 8 (2), 70-81.

Sale, P. F. (2002). Coral Reef Fishes: Dynamics and Diversity in a Complex Ecosystem. Academic Press.

Santoso, S. (2000). Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Lautan. Jakarta: Departemen Kehutanan.

Sari, A.M. (2023). Hutan Mangrove : Pengertian , Fungsi , Ciri-ciri dan Manfaatnya. https://faperta.umsu.ac.id/2023/05/24/hutan-mangrove-pengertian-fungsi-ciri-ciri-dan-manfaatnya/. Diakses 29 Agustus 2024.

Sari, M. (2015). Proses Fotosintesis Pada Tumbuhan beserta Gambarnya. https://dosenbiologi.com/tumbuhan/proses-fotosintesis-pada-tumbuhan. Diakses 29 Agustus 2024.

Schegg R, Stangl B. (2017). Information and communication technologies in tourism 2017. Proceedings of the International Conference, January 24-26, Rome, Italy.

Schindler, D. W. (2006). Recent advances in the understanding and management of eutrophication. Limnology and Oceanography, 51(1 II).

Schmidt, C.C. (2005). Ekonomic Drivers of Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fisheries. The International Journal of Marine and Coastal Law. 20 (3-4). Martinus Nijhoff Publishers

Schneider, O., Sereti, V., Eding, E. H., & Verreth, J. A. J. (2005). Analysis of nutrient flows in integrated intensive aquaculture systems. Aquacultural Engineering, 32(3–4).

Secretariat of the Convention on Biological Diversity. (1992). Convention on Biological Diversity. https://www.cbd.int/doc/legal/cbd-en.pdf

Secretariat of the Convention on Biological Diversity. (2000). Cartagena Protocol on Biosafety to the Convention on Biological Diversity: Text and annexes. https://bch.cbd.int/protocol/text/

Setiawan F. (2012). Deteksi Perubahan Padang Lamun Menggunakan Teknologi Penginderaan Jauh dan Kaitannya dengan Kemampuan Menyimpan Karbon di Perairan Teluk Banten. Jurnal Perikana dan Kelautan, 3(3), 275-286.

Setiawan, B. (2013). Keterlibatan Masyarakat Dalam Kegiatan Kepariwisataan Di Taman Nasional Bunaken. Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi, 12(2), 54–68.

Setiyono, E. (2016). Pengelolaan Sumber daya Pesisir Berbasis Masyarakat (PBM) Melalui Awig-Awig Di Lombok Timur Dan Sasi Di Maluku Tengah. Sabda, 11 (2): 1-9.

Shafir, S., Van Rijn, J., & Rinkevich, B. (2003). The use of coral nubbins in coral reef ecotoxicology testing. Biomolecular Engineering, 20(4–6).

Shang, Y., & Liu, S. (2021). Spatial-temporal coupling coordination relationship between urbanization and green development in the coastal cities of China. Sustainability (Switzerland), 13(10).

Shen, S., Sotiriadis, M. and Zhang, Y. (2020) The Influence of Smart Technologies on Customer Journey in Tourist Attractions within the Smart Tourism Management Framework. Sustainability, 12, Article 4157.https://doi.org/10.3390/su12104157

Sheppard, C., Davy, S. K., & Pilling, G. M. (2009). The Biology of Coral Reefs. Oxford University Press.

Sianturi, R., & Saleky, D. (2020). Produksi Serasah Mangrove di Biangkuk , Kabupaten Merauke. Agricola. 10 (2) 58–65.

Sjafrie, N.D.M, U. E.Hernawan, B. Prayudha,I. H.Supriyadi, M. Y. Iswari, Rahmat, K. Anggraini,S. Rahmawati & Suyarso. (2018). Status Padang Lamun Indonesia 2018 Ver.02. Pusat Penelitian Oseanografi – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Puslit Oseanografi – LIPI. Jakarta.

Sobel, J., & Dahlgren, C. (2004). Marine Reserves: A Guide to Science, Design, and Use. Island Press.

Soedjarwo. (1979). Ekologi Hutan Mangrove. Jakarta: Balai Pustaka.

Sofyan, D.A., & Zainuri, M. (2020). Analisis Produktivitas Primer Dan Kelimpahan Fitoplankton Di Perairan Estuari Daerah Bancaran Kecamatan Kota Bangkalan Kabupaten Bangkalan. Juvenil, 2 (1): 47-52. https://journal.trunojoyo.ac.id/juvenil .

Solihin, A. (2002). Analisis Awig-awig dalam Pengelolaan Sumber Daya Perikanan di Kecamatan Gangga, kabupaten Lombok. Skripsi. Insitut Pertanian Bogor.

Sotiriadis M, Shen S. (2020). Blue Economy and Sustainable Tourism Management in Coastal Zones: Learning from Experiences. ADBI Working Paper 1174. Tokyo: Asian Development Bank Institute. Available: https://www.adb.org/publications/blue-economysustainable-tourism-management-coastal-zones

Stern, Nicholas, (2007). Review on the Economic of Climate Change.

Stewart, R. H. (2008). Introduction to Physical Oceanography. Texas A&M University.

Stobutzki, I. C., Silvestre, G. T., & Garces, L. R. (2006). Key issues in coastal fisheries in South and Southeast Asia, outcomes of a regional initiative. Fisheries Research, 78(2-3), 109–118. https://doi.org/10.1016/j.fishres.2006.02.002

Stryzhak O, Akhmedova O, Aldoshyna M. (2020). The prospects of the marine and coastal tourism development in Ukraine. Web of Conferences, 153; 03009.

Sudiarta, I. K., & Sudiarta, I. G. (2011). Status Kondisi dan Identifikasi Permasalahan Kerusakan Padang Lamun di Bali. Jurnal Mitra Bahari, 5(2), 103-126.

Sudirman. (2013). Menuju paradigma penangkapan ikan ramah lingkungan sebagai implementasi dari sustainable fisheries development. Dalam A. I. Burhanuddin, N. Nessa, & A. Niartiningsih (Ed.). Membangun sumber daya kelautan Indonesia: Gagasan dan pemikiran guru besar Universitas Hasanuddin (187–203). IPB Press.

Suharto, A. (2020). Perencanaan Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Berbasis Ekosistem. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 50(2), 123-140.

Sukardjo, S. (1999). Integrated coastal zone management (ICZM) in Indonesia. In Perspectives on Integrated Coastal Zone Management (pp. 227-233). Berlin, Heidelberg: Springer Berlin Heidelberg.

Sularso, A. (2015). Coral Triangle Initiative: Indonesia's Strategy for Coral Reef Conservation. Journal of Coastal Development, 18(3), 133-142.

Sultana, R., Jamil, K., & Khan, S. I. (2014). Bycatch utilization in Asia. Dalam S. K. Kim (Ed.), Seafood processing by-products: Trends and applications. Springer. https://doi.org/10.1007/978-1-4614-9590-1_13

Suman A, Irianto H.E, Satria A, Amri. K. (2017). Potensi dan tingkat pemanfaatan sumber daya ikan di wilayah pengelolaan perikananNegara republik Indonesia (WPP NRI) Tahun 2015 serta opsi pengelolaannya. Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia, 23(3), 167. https://doi.org/10.15578/jppi.23.3.2017. 167-180.

Sumby. J., Marcus. Haward., Elizabeth. A. F., Gretta. T. P. (2021). Hot fish: The response to climate change by regional fisheries bodies. Marine Policy 123:104284123:104284. DOI:10. 1016/j.marpol.2020.104284.

Sumiarsih, E., Fajri, N.E., & Capah, R.W. (2021). Diversitas Ikan Pada Perairan Estuari Desa Rawa Mekar Jaya Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak. Jurnal Sumber daya dan Lingkungan Akuatik, 1 (1): 29-39. e-ISSN: 2722-6026.

Sunarto. (2008). Hakikat Bencana Kepesisiran dalam Perspektif Geomorfologi dan Upaya Pengurangan Risikonya. Jurnal Kebencanaan Indonesia, 1(4): 211-228.

Supriadi, S., Kaswadji, R. F., Bengen, D. G., & Hutomo, M. (2014). Carbon Stock of Seagrass Community in Barranglompo Island, Makassar. Indonesian Journal of Marine Sciences, 19(1), 1-10.

Supriadi, S., Kaswadji, R. F., Bengen, D. G., & Hutomo,M. (2012). Produktivitas Komunitas Lamun di Pulau Barranglompo Makassar. Jurnal Akuatika, 3(2), 159-168.

Supriharyono. (2000). Konservasi Ekosistem Sumber Daya Hayati di Wilayah Pesisir dan Laut Tropis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Supriharyono. (2009). Konservasi Ekosistem Sumber daya Hayati di Wilayah Pesisir dan Laut Tropis. Pustaka Pelajar, Yogyakarta

Supriharyono. (2017). Konservasi Ekosistem Sumber daya Hayati Di Wilayah Pesisir dan Laut Tropis. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Supriyadi, I.H., Iswari, M.Y & Suyarso. (2016). Kajian Awal Kondisi Padang Lamun Di Perairan Timur Indonesia. Jurnal Segara, 14 (3): 69-177. DOI: http://dx.doi.org/10.15578/segara.v14i3.6887.

Surbakti, J. A., & Leonak, S. P. P. (2020). Kajian Profil Kearifan Lokal Lilifuk: Traditional Ecological Knowledge (Tek) di Desa Kuanheum. JURNAL SUMBER DAYA AKUATIK INDOPASIFIK, 4(2), 183–192.

Suryanti, S. Ign. Boedi Hendarto dan Dhaud Anggoro. (2011). Perubahan Luas Hutan Mangrove di Pulau Kemujan Taman Nasional Karimunjawa, 20 (1) : 1-9

Suryanti., Supriharyono., & Anggoro, S. (2019). Pengelolaan Wilayah Pesisir Terpadu. UNDIP Press Universitas Diponegoro Semarang. 142 Hal. ISBN: 978-979-097-679-5.

Swasta, Ida Bagus J. (2018). Bioekologi Ekosistem Laut dan Estuaria. PT. Raja Grafindo Perkasa. 126 hal

Syafrie, H. (2018). Kajian Ekologis Dalam Kaitannya Dengan AKtifitas Pariwisata di Taman Nasional Laut Bunaken, Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Ilmiah Satya Minabahari, 3(2), 129–136.

Syahputra, I., & Susetya, I.E. (2018). Struktur Komunitas Moluska di Estuari Desa Bagan Asahan Kecataman Tanjung Balai Kabupaten Asahan. Universitas Sumater Utara. 10 hal.

Taghulihi B, Nuria H. (2020). Strategi pengembangan wisata bahari Kabupaten Morotai Provinsi Maluku Utara. Tekstual, 18 (1) ; 12-23

Tamu, Y., Utina, R., Nusantari, E., & Katili, A.S. (2017). Pengelolaan Ekosistem Pesisir Berbasis Sosiokultural dan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Menuju Kesejahteraan Alam Berkelanjutan. Jurnal Riset dan Kajian Keislaman, VI (2), 248-262.

Tansley, A. G. (1935). The Use and Abuse of Vegetational Concepts and Terms. Ecology, 16(3), 284-307. doi:10.2307/1930070.

Taurusman, A. A., Wiryawan, B., Besweni, & Isdahartati. (2020). Dampak penangkapan terhadap ekosistem: landasan pengelolaan perikanan berkelanjutan. Albacore: Jurnal Penelitian Perikanan Laut, 4(1), 109–118. https://doi.org/10.29244/core.4.1.109-118.

Tegar DR, Gurning SRO. (2018). Development of marine and coastal tourism based on blue economy. International Journal of Marine Engineering Innovation and Research, 2(2) : 128-132

Teuten, E. L., Saquing, J. M., Knappe, D. R. U., Barlaz, M. A., Jonsson, S., Björn, A., Rowland, S. J., Thompson, R. C., Galloway, T. S., Yamashita, R., Ochi, D., Watanuki, Y., Moore, C., Viet, P. H., Tana, T. S., Prudente, M., Boonyatumanond, R., Zakaria, M. P., Akkhavong, K., … Takada, H. (2009). Transport and release of chemicals from plastics to the environment and to wildlife. Philosophical Transactions of the Royal Society B: Biological Sciences, 364(1526).

Tidwell, L. G., Allan, S. E., O’Connell, S. G., Hobbie, K. A., Smith, B. W., & Anderson, K. A. (2015). Polycyclic aromatic hydrocarbon (PAH) and oxygenated PAH (OPAH) air-water exchange during the deepwater horizon oil spill. Environmental Science and Technology, 49(1).

Todd, P. A., Toh, T. C., McDougald, D., Chou, L. M., & Steinberg, P.. (2016). Coral community response to bleaching on a highly disturbed reef.Scientific Reports, 6, p.20717.

Tomascik, T., Mah, A. J., Nontji, A., & Moosa, M. K. (1997). The Ecology of the Indonesian Seas: Part Two. Periplus Editions.

Tomascik, T., Mah, A.J., Nontji, A., & Moosa, M.K. (1997). The Ecology of the Indonesian Seas. Singapore: Periplus Editions.

Trégarot, E., D’Olivo, J. P., Botelho, A. Z., Cabrito, A., Cardoso, G. O., Casal, G., Cornet, C. C., Cragg, S. M., Degia, A. K., Fredriksen, S., Furlan, E., Heiss, G., Kersting, D. K., Maréchal, J. P., Meesters, E., O’Leary, B. C., Pérez, G., Seijo-Núñez, C., Simide, R., … de Juan, S. (2024). Effects of climate change on marine coastal ecosystems – A review to guide research and management. In Biological Conservation (Vol. 289).

Trenggono, S. W. (2023). Penangkapan ikan terukur berbasis kuota untuk keberlanjutan sumber daya perikanan di Indonesia. Jurnal Kelautan dan Perikanan Terapan, Edisi Khusus 2023, 1–8. http:// dx.doi.org/10.15578/jkpt.v1i0.12057

Triatmodjo, B. (1999). Teknik Pantai. Yogyakarta: Beta Offset, 397 hlm.

Turner, A. M., & Chislock, M. F. (2010). Blinded by the stink: Nutrient enrichment impairs the perception of predation risk by freshwater snails. Ecological Applications, 20(8).

Tuwo. A. (2011). Pengelolaan Ekowisata Pesisir dan Laut. Brilian Internasional, Surabaya.

Ulfa, M. (2018). Persepsi masyarakat nelayan dalam menghadapi perubahan iklim (Ditinjau dalam aspek sosial ekonomi). Jurnal Pendidikan Geografi, 23(1), 41–49. https://doi.org/10.17977/ um017v23i12018p041

Ume, Y. Y. R. S., (2020) Implikasi Proses Ratifikasi Perjanjian Internasional Terhadap Hukum Nasional. Lex Et Societatis Vol. VIII/No. 1/Jan-Mar/2020 https://doi.org/10.35796/les.v8i1.28468

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan. (2004). https://www.dpr.go.id/dokjdih/document/uu/32.pdfUndang-Undang Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan. (2009). https://www.dpr.go.id/dokjdih/document/uu/UU_2009_45.pdf

UNEP. (1990). The State of the Marine Environment. Nairobi: United Nations Environment Programme.

United Nations Environment Programme (UNEP). (1995). Protocol Concerning Pollution from Land-Based Sources and Activities. Retrieved from https://www.unep.org/resources/report/protocol-concerning-pollution-land-based-sources-and-activities

United Nations Environment Programme (UNEP). (2016). Global Environment Outlook: Regional Assessments. Nairobi: UNEP

United Nations Office for Disaster Risk Reduction. (2015). Sendai Framework for Disaster Risk Reduction 2015-2030. https://www.undrr.org/publication/sendai-framework-disaster-risk-reduction-2015-2030

United Nations. (1982). United Nations Convention on the Law of the Sea. https://www.un.org/depts/los/convention_agreements/texts/unclos/unclos_e.pdf

United Nations. (2017). Water pollution from agriculture: a global review Executive summary. FAO and IWMI, November.

Ustari, A. B. H. A. M., Iga, H. E. R. S., Oviandi, T. R. N., Ainuddin, A. Y. D. A. N. Z., Ipb, F. K., & Box, P. O. (2010). Kajian ekologi danstatus keberadaan komodo (Varanus komodoensis) di pulau Padar Taman Nasional Komodo (Ecological study and status of komodo population Varanus komodoensis on Padar Island, Komodo National Park). Media Konservasi, 15(1), 13–20.

Uthbah, Z., Sudiana, E., & Yani E. (2017).Analisis Biomasa dan Cadangan Karbon Pada Berbagai Umur Tegakan Damar (Agathis Dammara (Lamb.) Rich.) di KPH Banyumas Timur. Journal Scripta Biologica, 4(2), 119-124.

Utina, R., Nusantari, E., Katili, A.S., & Tamu, Y. (2017). Ekosistem dan Sumber Daya Alam Pesisir (Penerapan Pendidikan Karakter Konservasi). CV. Budi Utama. Yogyakarta.

UU NO. 1, LN.(2014). Undang-undang (UU) Nomor 1 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil.

Vargas-González, H. H., Arreola-Lizárraga, J. A., Mendoza-Salgado, R. A., Méndez-Rodríguez, L. C., Lechuga-Deveze, C. H., Padilla-Arredondo, G., & Cordoba-Matson, M. (2014). Effects of sewage discharge on trophic state and water quality in a coastal ecosystem of the Gulf of California. The Scientific World Journal, 2014.

Venâncio, C., Castro, B. B., Ribeiro, R., Antunes, S. C., Abrantes, N., Soares, A. M. V. M., & Lopes, I. (2019). Sensitivity of freshwater species under single and multigenerational exposure to seawater intrusion. Philosophical Transactions of the Royal Society B: Biological Sciences, 374(1764).

Vizzini, S. (2009). Analysis of the trophic role of Mediterranean seagrasses in marine coastal ecosystems: A review. Botanica Marina, 52(5), 383–393. https://doi.org/10.1515/BOT.2009.056

Wahab I, Muhammad SH, Iskandar R, Alwi D, Asy’ari, Akbar N, Ismail F. 2022. Halmahera walking shark morphology (Hemiscyllium Halmahera, Allen 2013) (Overview morphometrics) in Morotai Island Sea. Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan, 5 (1): 509-519. DOI: http://dx.doi.org/10.33387/jikk.v5i1.4750

Wakhidah, A. (2013). Implementasi Kebijakan Pengelolaan Wilayah Pesisir. Jurnal Penelitian Pesisir dan Laut, 1(1), 45-60. Retrieved from https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jppmr/article/download/8143/7919

Walters, BB, (2004). Pengelolaan Hutan Mangrove Lokal di Filipina: Konservasi yang Berhasil atau Eksploitasi Sumber Daya yang Efisien. J. Ekologi Manusia, 32 (2) : 177-195.

Watson, J. E. M., Dudley, N., Segan, D. B., & Hockings, M. (2016). The performance and potential of protected areas. Nature, 515(7525), 67-73. https://doi.org/10.1038/nature13947

WCS. 1980. World conservation Strategy : Living Resource Conservation For Sustainable Development. Prepared by the International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN). All rights reselved. IUCN - UNEP - WWF. 1989

White, A.T. (2005). Sustainable Coastal Development: Roles of the Public and Private Sectors. Environment, 47(1), 36-47.

Whittaker, R. H. (1975). Communities and Ecosystems (2nd ed.). New York: Macmillan.

Wibisono, D. (2005). Metode Penelitian & Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika.

Widarmanto, N. (2018). “Kearifan Lokal Dalam Pengelolaan Sumber daya Perikanan”. Balai Riset Pemulihan dan Konservasi Sumber daya Ikan. 13 (1): 18-26.

Widarmanto, N. (2018). Kearifan Lokal Dalam Pengelolaan Sumber daya Perikanan. Balai Riset Pemulihan dan Konservasi Sumber daya Ikan. 13 (1): 18-26.

Wooten, K. C. (2001). Ethical dilemmas in human resource management: an application of a multidimensional framework, a unifying taxonomy, and applicable codes. Human Resource Management Review, 11, 159- 175.

World Commission on Environment and Development (WCED). (1987). Report of the World Commission on Environment and Development : note / by the Secretary-General. World Commission on Environment and Development Work Organization. New York.

Wyrkti, K. (1961). Physical Oceanography of South East Asian Water. Naga Report. Vol 2. Scripps Institution of Oceanography. La Jolla, California: The University of California.

Yanti, D.I,W., Paruntu, C.P., Kepel, R. C., Mandagi, S. V., Tabalessy, R. R., & Masengi. M. C. (2021). Suitability index and carrying capacity of mangrove tourism on Jeflio Island, Indonesia. AACL Bioflux, 14 (5), 3145 - 3156.

Yanuar, Y. (2008). Studi Kerentanan Bencana Alam Wilayah Pesisir Pantai Barat Kabupaten Serang Provinsi Banten Berbasis Sistem Informasi Geografis. Tesis Magister Fakultas Teknologi Kelautan Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Surabaya.

Yonvitner., Susanto, H.A., & Yuliana, E. (2019). Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Laut (Edisi 2). Universitas Terbuka. 314 hal. ISBN: 9786023923717.

Yuanike. (2019). Model Pengelolaan Terpadu Ekowisata Bahari di Kawasan Konservasi Raja Ampat Provinsi Papua Barat. Disertasi. Insitut Pertanian Bogor

Yuniwati, Y., & Suhartana, S. (2014). Potensi Karbon Pada Limbah Pemanenan Kayu Acacia crassicarpa (Carbon Potential of Waste Timber Harvesting Acacia Crassicarpa). Jurnal Ilmu Lingkungan, 12(1), 21-31.

Yusup, D. S., & Asy’ari, A. (2010). Komunitas Tumbuhan Lamun di Kawasan Perairan Sekitar Denpasar. Dalam Prosiding Seminar Nasional Biologi: Biodiversitas dan Bioteknologi Sumber daya Akuatik. Purwokerto, Indonesia, 26 Juni 2010 (pp. 26-29).

Yuwono. (1999). Teknik Pantai. Biro Penerbit Keluarga. Mahasiswa Teknik Sipil. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

Zaenuddin, M. (2023). 3 Fungsi Terumbu Karang sebagai Salah Satu Ekosistem yang Penting https://kmp.im/app6https://www.kompas.com/tren/read/2023/05/15/074500665/-3-fungsi-terumbu-karang-sebagai-salah-satu-ekosistem-yang-penting? Diakses 29 Agustus 2024.

Zewanto, I., Nasir, M., & Kurnianda, V. (2017). Persentase Tutupan Karang di Pantai Ulee Kareung Kecamatan Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan dan Perikanan Unsyiah, 2 (2): 302-309. ISSN. 2527-6395.

Zhang, P., Yang, M., Lan, J., Huang, Y., Zhang, J., Huang, S., Yang, Y., & Ru, J. (2023). Water Quality Degradation Due to Heavy Metal Contamination: Health Impacts and Eco-Friendly Approaches for Heavy Metal Remediation. In Toxics (Vol. 11, Issue 10).

Zhao, N. (2022). The impact of China’s new-type urbanization on individual sustainable development: A comparison between coastal and inland areas. Marine Policy, 136.

Zhou, Q., Zhang, J., Fu, J., Shi, J., & Jiang, G. (2008). Biomonitoring: An appealing tool for assessment of metal pollution in the aquatic ecosystem. In Analytica Chimica Acta (Vol. 606, Issue 2).

Zupan, M., Fragkopoulou, E., Claudet, J., Erzini, K., Horta e Costa, B., & Gonçalves, E. J. (2018). Marine partially protected areas: drivers of ecological effectiveness. Frontiers in Ecology and the Environment, 16(7), 381-387.

Zurba, N. (2018). Pengenalan Padang Lamun (Suatu Ekosistem yang Terlupakan). Unimal Press. Lhokseumawe. 144 hal.

Diterbitkan

2025-05-02

Artikel Serupa

31-40 dari 95

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.