Ekologi Perikanan Pesisir: Struktur, Fungsi, dan Pengelolaan Berkelanjutan

					Lihat Ekologi Perikanan Pesisir: Struktur, Fungsi, dan Pengelolaan Berkelanjutan

Penulis : Salim Abubakar, Sunarti, Najamuddin, Riyadi Subur, Rina, Ariyati H Fadel, Syafril Mayu Dinata, Raut Nugrahening Widhi, Alfi Kusuma Admaja, Raut Wahyuning Paluphi, Sariamin Sahari, Yuyun Abubakar

Editor :  Aprelia Martina Tomasoa, Nur  Aini  Uwar

ISBN      :  Proses

Harga    ; Rp. 75.000/exp

Sinopsis :

Ekologi perikanan pesisir merupakan cabang dari ilmu Ekologi Laut yang mempelajari hubungan antara organisme perikanan dengan lingkungan pesisir tempat mereka hidup. Wilayah pesisir merupakan ekosistem yang sangat produktif karena menjadi tempat pertemuan antara daratan dan laut. Di dalamnya terdapat berbagai ekosistem penting seperti Ekosistem Mangrove, Terumbu Karang, dan Padang Lamun yang berfungsi sebagai habitat, tempat pemijahan, tempat pembesaran, serta sumber makanan bagi berbagai jenis ikan dan biota laut lainnya. Struktur ekosistem pesisir terdiri dari komponen biotik dan abiotik yang saling berinteraksi. Komponen biotik meliputi berbagai organisme seperti ikan, plankton, benthos, dan vegetasi laut, sedangkan komponen abiotik mencakup faktor lingkungan seperti salinitas, suhu, arus, dan nutrien. Interaksi antara komponen-komponen tersebut membentuk suatu jaringan kehidupan yang kompleks, termasuk hubungan dalam Rantai Makanan dan Jaring‑Jaring Makanan yang mendukung produktivitas perikanan di wilayah pesisir. Dengan memahami struktur dan fungsi ekologi perikanan pesisir, diharapkan dapat dirumuskan strategi pengelolaan yang efektif untuk menjaga kelestarian sumber daya perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan

Redaksi :
RT 008 RW 003 Kelurahan Fitu, Kecamatan Ternate Selatan,
Kota Ternate, Maluku Utara
Telp. : 0812-2279-3284
Email : kamiyajayaaquatic@gmail.com
Website : https://kjaquatic.com/

Diterbitkan: 2026-04-11